Perbedaan Kaca Bening, Kaca Laminasi dan Kaca Tempered

Perbedaan Kaca Bening, Kaca Laminasi dan Kaca Tempered

Kaca adalah satu material bangunan yang mempunyai beragam peranan, sebagai penunjang keindahan rumah sekaligus kehidupan para penghuni. Saat ini telah tersedia banyak sekali jenis kaca yang dapat diklasifikasikan menurut bahannya. Diantara jenis bahan kaca yang populer yaitu kaca bening, kaca laminasi dan kaca tempered. Dalam ulasan ini, kita akan membahas jenis-jenis dari bahan kaca yang populer di masyarakat. Lantas seperti apakah kekuatan dari bahan tersebut? Berikut ini apa pembahasannya untuk Anda. 

Kaca Bening (Clear Glass)

Kaca bening yaitu salah satu jenis kaca yang paling banyak digunakan seringkali mudah ditemukan di pasaran. Disebut sebagai kaca polos atau float glass karena kaca ini memiliki kenampakan transparan dengan permukaannya yang rata dan bebas dari distorsi. Namun, kaca bening mempunyai tingkat ketahanan yang rentan sehingga sangat tidak direkomendasikan untuk digunakan sebagai komponen dinding kaca, balkon, railing atau pagar di luar bangunan. 

Kaca Laminasi (Laminated Glass)

Kaca laminasi cocok untuk Anda yang menggunakannya pada area yang membutuhkan keamanan tinggi. Meski begitu, biasanya kaca ini difungsikan sebagai dinding kolam renang. Kaca laminasi memiliki tingkat ketebalan yang bisa Anda sesuaikan dengan kebutuhan. Hanya saja, untuk lebar dan panjangnya hanya memiliki satu ukuran standar. Proses pembuatan dari kaca laminasi membutuhkan lembaran-lembaran kaca yang diolah berdasarkan suhu yang disesuaikan. Oleh sebab itu, kaca laminasi tidak berhamburan apabila dipecah, namun hanya retak pada bagian permukaannya. Walau seluruh permukaan retak sekalipun, kaca laminasi tetap pada bentuk lembarannya dan masih terpasang pada rangkanya.

Kaca Tempered

Jika dibandingkan dengan kaca laminasi maupun kaca bening, maka kaca tempered ini jauh ketahanannya 5 kali lipat dari kaca sebelumnya. Sehingga wajar apabila kaca ini banyak difungsikan sebagai pembatas keamanan extra, namun tetap memperhatikan segi estetikanya. Diantaranya yaitu digunakan sebagai dinding lift, dinding sekat, railing tangga, pintu kaca frameless serta eskalator. Kaca tempered memiliki ketebalan yang bisa anda pilih berdasarkan kebutuhan tingkat keamanan. Apabila kaca semakin tebal, maka semakin kuat pula tingkat kekuatannya sebagai komponen pengaman bangunan. Meskipun terbilang kuat jika dibandingkan dengan kaca-kaca lainnya, akan tetapi juga memiliki resiko pecah. Hanya saja, pecahan kaca tempered tersebut bentuknya berupa serpihan-serpihan yang tumpul, sehingga tidak membahayakan kulit manusia apabila tidak sengaja terkena.

Baca juga: Mengapa Harus Gunakan Kaca Tempered Untuk Shower Box?